Gejala dan Cara Mengatasi Keracunan Obat

Beberapa jenis Gejala dan Cara Mengatasi Keracunan Obat yang harus anda ketahui agar bisa memberikan pertolongan pertama pada pasien atau keluarga baik juga teman anda saat terkena atau mengalami keracunan obat yang dikonsumsi secara berlebihan atau dengan dosis yang tinggi.

Gejala dan Cara Mengatasi Keracunan Obat

Keracunan obat merupakan suatu kondisi yang disebabkan oleh kesalahan dalam penggunanan obat, baik dosis yang berlebihan ataupun kesalahan dalam mengkombinasikan obat. Gejala dan cara mengatasi keracunan obat dapat berbeda tergantung pada jenis obat yang di konsumsi.

Keracunan obat biasanya terjadi pada pasien yang mengkonsumsi lebih dari satu jenis obat sehingga mengalami efek interaiksi obat, pada pasien lansia, anak-anak, atau prang yang mempunyai masalah kejiwaan. Keracunan obat disertai minuman atau makanan yang dapat membuat obat tersebut menjadi senyawa beracun, seperti Alkohol.

Selain itu, beberapa orang mungkin lebih sensitif terhadap zat tertentu yang ada didalam obat, sehingga dosis normal pun sudah dapat mengakibatkan keracunan.

Gejala Keracunan Obat

Gejala keracunan obat dapat berbeda-beda tergantung pada jenis dan dosis yang dikonsumsi, serta kondisi kesehatan orang tersebut ketika mengkonsumsi obat. Gejala keracunan obat juga sering kali berupa efek samping obat tersebut, namun dengan tingkat keparahan yang lebih tinggi.

Beberapa gejala yang umum sering muncul pada seseorang yang mengalami keracunan obat, Yaitu :

  1. Ganguan pencernaan, seperti mual, muntah atau muntah darah, sakit perut, diare, dan pendarahan apda saluran cerna
  2. Nyeri dada
  3. Detak jantung lebih cepat (dada berdebar)
  4. Sulit bernapas atau sesak napas
  5. Pusing atau sakit kepala
  6. Kejang
  7. Penurunan kesadaran bahkan hingga koma
  8. Kulit atau bibir kebiruan
  9. Hilang keseimbangan
  10. Kebingungan atau gelisah
  11. Halusinasi

Seperti yang sudah ditulis diatas, gejala keracunan obat dapat berbeda-beda pada setiap orang, sesuai jenis yang menyebabkan keracunan. Contoh, keracunan obat opioid akan mengalami gejala dan tanda klinis seperti pupil mata mengecil, napas melambat, lemas, mual, muntah, perubahan detak jantung dan menjadi kurang waspada.

Sedangkan keracunan paracetamol dapat menimbulkan efek mengantuk, kejang, sakit perut, mual, mutah, kerusakan hati, hingga koma. Kelebihan dosis paracetamol sangat berbahaya, dan biasanya baru akan muncul tiga hari setelah obat dikonsumsi.

Pertolongan Pertama Pada Keracunan Obat

Jika seseorang mengalami keracunan obat, segeralah hubungi pihak medis atau dibawah ke dokter serta rumah sakit untuk diberikan penanganan secepatnya, sembari menunggu bantuan medis datang atau diperjalanan menuju rumah sakit, hal yang anda harus lakukan adalah :

  1. Cek denyut nadi, pola napas, dan saluran pernapasan. Lakukan resusitasi jantung paru atau RJP, yaitu pemberian napas buatan dan penekanan pada dada, bila penderita tidak merespon ketika dipanggil, tidak bernapas, tidak terdengar detak jantung, serta tidak teraba denyut nadi
  2. Jangan biarkan atau menyuruh penderita muntah, kecuali petugas medis menyarankan demikian
  3. Jika penderita muntah dengan sendirinya, segera bungkus tangan anda dengan kain lalu bersihkan jalan napas (tenggorokan dan mulut) orang tersebut dari muntahan
  4. Sebelum paramedis darang, baringkan tubuh penderita menghadap ke kiri, dan buatlah penderita berada pada posisi yang cukup nyaman
  5. Jangan memberikan penderita makanan atau minuman apapun yang dianggap mampu menetralisir racun, seperti cuka, susu, atau jus lemon
  6. Jika penderita tidak sadarkan diri, jangan memberikan atau memasukan apapun ke dalam mulutnya

Penting untuk anda dalam memperhatikan cara mengatasi keracunan obat dan menghindari beberapa hal yang dilarang diatas, untuk tidak memperburuk kondisi penderita.

Setelah bantuan medis datang, jelaskan kepada dokter atau petugas medis, mengenai obat yang di minum dan gejala yang muncul setelah penderita mengalami keracunan.

Penangan keracunan obat perlu dilakukan oleh dokter di rumah sakit. Penderita keracunan obat sering kali membutuhkan rawat inap, agar kondisinya dapat terus di pantau.

Jika secara tidak langsung atau tidak sengaja anda terlalu banyak mengkonsumsi obat, dan khawatir mengalami keracunan, jangan tunggu sampai gejala muncul. Segera pergi ke Instalasi Gawat Darurat ( IGD ) di rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan.

Semoga bermanfaat

Toko Herbal Ricalinu

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *