Mitos dan Fakta Seputar Pertumbuhan Anak

Banyak sekali diluaran sana Mitos dan Fakta Seputar Pertumbuhan Anak yang sudah merebak di masyarakat dan sudah dipercaya sekali oleh para ibu-ibu. Untuk mengatahui mitos dan fakta tersebut saya akan ulas dibawah ini.

Mitos dan Fakta Seputar Pertumbuhan Anak

Setiap orangtua pastinya ingin memberikan yang terbaik untuk anak mereka. Kadang kala, informasi yang belum jelas datangnya dari mana juga dapat meyakinkan dan mudah dipercaya. Tetapi, ketikmbang harus langsung percaya dengan informasi yang masih simpang siur asalnya, lebih baik berhati-hati dan mencari tahu dulu kebenaran informasi tersebut dari dokter.

Mitos dan Fakta Seputar Pertumbuhan Anak

Dibawha ini, ada beberapa mitos dan fakta seputaran pertumbuhan anak yang perlu para orangtua pahami dan cermati. Yaitu :

  • Anak Diam Berarti Baik Baik Saja

Bebrapa orang menganggap kalau anak tidak sering menangis berarti dia baik-baik saja. Tetapi faktanya, diam saja dan tidak banyak bergerak juga dapat merupakan tanda bayi sedang sakit. Jadi, bunda justru harus memeriksakan apabila anak diam saja dalam waktu yang cukup lama.

Menangis adalah salah satu cara anak untuk berkomunikasi atau menyatakan keinginannya. Jika anak dapat menangis kencang, artinya dia sehat dan memiliki banyak energi.

  • Baby Walkers Membantu Anak Belajar Berjalan

Tidak sedikit kita jumpai penggunaan alat bantu berjalan (baby walker) pada anak anak usia berlatih berjalan. Padahal menurut Ikadan Dokter Anak Indonesia, penggunaan baby walker ini justru berbahaya.

Penggunaan alat ini berisiko membuat anak celaka, seperti terjadi atau terjungkal, jika tidak diawasi. Selain itu, beby walker diduga dapat membuat bayi jadi malas untuk berjalan sendiri karena sudah erbiasa menggunakan alat ini.

  • Anak Terlambat Bicara, Nanti Juga Bisa Sendiri

Sebagian orangtua menganggap kalau anak terlambat biaca bukanlah suatu masalah yang besar karena nantinya anak dapat bisa dengan sendirinya. Perlu dipahami, kemampuan bayi bicara perlu dilatih layaknya kemampuan untuk berjalan.

Jadi, tidak seharusnya kemampuan ini ditunggu saja hingga dapat berkembang dengan sendirinya. Jika memang anak menunjukkan tanda-tanda terlambat bicara, segeralah minta bantuan dokter atau ahli tumbuh kembang anak agar dapat mendapat penanganan sedini mungkin.

  • Nonton TV Terlalu Dekat Tidak Baik Untuk Mata

Kebanyakan orangtua menganggap bahwa anak yang membaca ataupun menonton TV terlalu dekat dapat mengalami penurunan daya lihat. Faktanya, sejauh ini belum ada bukti yang mengungkapkan bahwa menonton TV terlau dekat dapat membuat mata anak jadi rusak.

Tetapi emamng, kebiasaan menonton TV terlalu dekat dapat menjadi pertanda bahwa anak menderita rabun jauh. Jadi , kemungkinan ada penyebab rabun jauh lain yang membuat tajam penglihatan anak menurun.

  • Susu Formulas Sama Bagusnya Dengan ASI

Tidak sedikit orangtua yang menganggap jika susu formula sma bagusnya dengan ASI karena terpengaruh uklan produk susu formula di televisi ataupun majalah.

Faktanya, air susu ibu (ASI) jelas lebih unggul dan tidak tergantikan karena kandungan nutrisinya yang tinggi untuk pertumbuhan anak. Bahkan, ASI juga memiliki antibodi yang tidak ditemukan pada susu formula. Antibo ini sangat penting untuk melindungi anak dari infeksi dan penyakit.

Pada zaman berkembangnya teknologi seperti sekarang ini, para orangtua dapat mendengar informasi mengenai pertumbuhan anak dari mana saja. Selain mitos diatas, masih banyak lagi mitos lain yang beredar dimasyarakat.

Untuk itu, para orangtua harus pintar dan bijak dalam memilih informasi yang akan diterapkan pada anak, apalagi yang mengenai pertumbuhan anak. Demi pertumbuhan anak yang optimal, tidak masalah jika menghabiskan banyak waktu untuk mencari informasi yang akuran dan sumber yang jelas.

Semoga saja artikel diatas tentang Mitos dan Fakta Seputar Pertumbuhan Anak dapat bermanfaat untuk kita semua.

Toko Herbal Ricalinu

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat