Mitos Penyebab Kanker Yang Perlu diKetahui

Beberapa jenis Mitos Penyebab Kanker Yang Perlu diKetahui agar tidak terpedaya oleh berita bohong atau hoax yang banyak beradar dari mulut ke mulut yang tentunya belum tahu kebenaran tentang penyebab kanker yang sebenarnya muncul pada tubuh sebelum anda pergi ke rumah sakit atau dokter untuk pemeriksaan medis.

Mitos Penyebab Kanker Yang Perlu diKetahui

Bukan hanya setiap hari, mungkin setiap jam atau setiap menit pada saat kita membuka Smartphone ada banyak sekali iklan yang menyatakan atau memberikan judul tentang beberapa jenis penyebab datangnya penyakit kanker. Selain itu, ada juga pembicaranan dari orang ke orang yang mengatakan bahwa yang kita lakukan adalah salah karena dapat memicul risiko kanker muncul lebih besar, mulai dari terlalu sering menggunakan Handphone atau Telepon Genggam, Deodoran, Plastik, dan mengkonsumsi Gula.

Sebenarnya, itu ada benarnya dan ada juga tidak benarnya, kenapa ? karena Kanker itu terjadi akibat adanya mutasi DNA dalam sel-sel tubuh. Penyebab pasti terjadinya mutasi ini sering tidak diketahui pasti. Hal ini membuat sebagian orang berasumsi bahwa ada benda-benda tertentu yang dapat menyebabkan masalah kanker muncul. Tapi sebagian besar dugaan yang dilayangkan itu tidaklah semuanya benar.

Mitos Penyebab Kanker Yang Perlu diKetahui

Kalian semua pasti sudah tahu dan sering membaca atau mendengarnya bahwa hal-hal seperti obesitas, merokok, dan kurang olahraga menjadi beberapa faktor penyebab terjadinya penyakit kanker. Selain itu, ada beberapa hal yang diyakini oleh masyarakat sebagai penyebab kanker yang tentunya belum terbukti secara ilmiah.

Dibawah ini, ada beberapa Mitos Penyebab Kanker Yang Perlu diKetahui. Yaitu :

  • Deodoran atau Antiperspiran

Deodoran dan Antiperspiran dianggap mengandung bahan berbahaya, seperti parabens atau almunium. Bahan ini disebut dapat masuk ke tubuh jika terjadi goresan saat mencukur bulu ketiak.

Faktanya, hingga sampai saat ini belum ada penelitian yang menemukan hubungan antara penggunakan dodoran atau antiperspiran dengan kanker payudara. Jika anda masih khawatir, dapat menggunakan deodoran alami seperti tawas sebagai alternatif.

  • Pembungkus dan Wadah Pelastik pada Microwave

Faktanya, aman menggunakan wadah plastik yang diperbolehkan untuk pengguna dalam microwave. tetapi, wadah plastik biasa yang tidak ditunjukan nutk penggunakan dalam microwave memang dapat melelh dan membuat makanan terkontaminasi. Jadi pastikan wadah plastik yang kamu gunakan untuk label microwave-safe, jika akan digunakan di dalam microwave.

Untuk memastikan wadah plastik yang kalian gunakan aman atau tidak, bisa mencermati kode segitiga dan lambang keamanan penggunaan dalam microwave di bagian bawah wadah.

  • Makanan Mengandung Gula

Penelitian menemukan, sel-sel kanker memang dapat mengkonsumsi glukosa dibandingkan dengan sel-sel normal. Namun tidak ada penelitan yang menemukan bahwa mengkonsumsi gula dapat memperparah kanker.

Dalam studi juga tidak ditemukan kanker akanmengecil atau menghilang jika pengidapnya berhenti mengkonsumsi gula. Umumnya, membatasi gula diperlukan untuk mengurangi risiko obesitas dan diabetes yang menigkatkan risiko beberapa jenis kanker.

  • Pemanis Buatan

Dalam berbagai riset ditemukan bahwa pemanis buatan, seperti sakarin, siklamat, aspartam, acesulfame potassium, sukraloksa, dan neotame tidak terbukti menyebabkan kanker pada manusia. Jika ragu terhadap pemanis buatas, coba termukan apakah merek yang akan di konsumsi terdapat di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) atau tidak.

  • Penggunaan Telepon Gengagam atau HandPhone

Sampai saat ini belum ditemukan bukti yang cukup bahwa elektromagnetik frekuensi radio dapat menyebabkan kaner. Sampai saat ini, faktanya energi frekuensi rendah yang di produksi dari telepon genggam umumnya tidak menyebabkan perubahan sel normal menjadi kanker.

  • Saluran Listrik

Saluran listrik atau stop kontak memang memproduksi energi magnet dan listrik. Tetapi energi ini berfrekuensi rendah, tidak merusak gen dan dengan mudah dilemahkan oleh dinding atau obyek-obyek lain.

Selain dari beberapa Mitos Penyebab Kanker Yang Perlu diKetahui diatas, pewarna rambut yang dianggap sebagai penyebab kanker, masih perlu di teliti lebih lanjut. Risiko ini umumnya tidak akan dialami oleh orang yang hanya sesekali menggunakannya.

Meski begitu, ada penelitian yang menemukan bahwa penata rambut yang sering terpapar bahan kimia dalam pewarna rambut bisa memiliki peningkatan risiko kanker kandung kemih. Memakai masker saat mengaplikasikan bahan ini mungkin dapat membantu mengurangi paparan.

Hal yang tidak kalah penting yaitu berupaya mengurangi risiko kanker dengan gaya hidup sehat. Cukup istirahat, olahraga teratur, mengkonsumsi buah dan sayur segar, berhenti merokok, mendapatkan vaksin, serta memeriksakan diri dengan screening kanker sangat penting agar kamu lebih terhindar dari kanker dan penyakit kronis lain.

Untuk itu, disini saya menyarankan jangan pernah percaya dengan adanya mitos sebelum kita mengetahui fakta yang sebenarnya. Dan yang lebih penting, anda harus berkonsultasi kepada dokter ahli agar lebih jelas dan terhindar dari mitos atau hoax.

Di Post Ulang Oleh : Toko Herbal Ricalinu

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *