Penyebab Gigi Retak dan Cara Mengatasinya

Ternyata, banyak sekali berbagai macam jenis Penyebab Gigi Retak dan Cara Mengatasinya. Maka dari itu, untuk dapat menghindari masalah ini, anda harus mengetahui agar dapat mencegah dan jiga sudah terkena bisa mengatasinya dengan cepat dan tepat.

Penyebab Gigi Retak dan Cara Mengatasinya

Meskipun gigi merupakan bagian terkeras dari tubuh manusia, tetapi jika mengalami benturan atau menggigit sesuatu yang keras, tetap saja dapat retak atau patah. Gigi yang retak dapat menimbulkan rasa sakit saat mengunyah, serta ngilu saat mengkonsumsi makanan dan minuman yang dingin atau panas.

Keluhan akibat gigi yang retak pasa setiap orang pasti berbeda. Tidak anya sakit atau ngilu pada gigi, ada juga yang dapat menyebabkan pembengkakan pada gusi. Semua gejala tersebut tentu menimbulkan rasa tidak nyaman didalam mulut.

Penyebab Gigi Retak

Gigi retak dapat terjadi karena berbagai macam penyebab. Selain karena adanya benturan saat kecelankaan berkendara atau berolahraga, gigi retak juga dapat disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu :

  1. Kebiasaan menggigit benda keras, seperti pensil atau mengunyah es batu
  2. Gigi berlubang yang tidak ditambal atau tambalan gigi yang tidak sesuai
  3. Gigi di sekitarnya ompong, sehingga gigi yang utuh mendapatkan tekanan lebih besar saat mengunyah
  4. Konsumsi makanan atau minuman yang terlalu panas atau dingin
  5. Bruxism atau menggeretakkan gigi ketika tidur

Cara Mengatasi Gigi Yang Retak

Pengobatan gigi retak tergantung pada seberapa parah kondisinya. Untuk menilai parah tidaknya keretakan gigi, dokter gigi akan bertanya kepada pasien mengenai gejala yang dirasakannya dan penyebab gigi retak. Setelah itu, dokter gigi akan melakukan pemeriksaan gigi dan foto rontgen gigi.

Setelah melakukan pemeriksaan, dokter gigi akan menentukan penanganan yang sesuai untuk mengatasi gigi yang retak. Ada beberapa cara mengatasi gigi retak, yaitu :

  • Tambal Gigi

Jika bagian gigi yang retak atau patah tidak terlalu besar, dokter gigi akan melakukan penambalan gigi. Tambahan gigi ini terbuat dari bahan komposit yang sewarna dengan gigi asli. Selain memperbaiki fungsi gigi, tambal gigi juga akan memperbaiki tampilan gigi, terutama jika gigi yang retak adalah bagian depan.

  • Pemasangan Crown Gigi

Pemasangan crown gigi dilakukan jika bagian gigi yang retak atau patah cukup besar. Ada beberapa jenis bahan crown atau mahkota gigi tiruan, yaitu porselen, keramik, dan logam. Proses pembuatannya dapat memakan waktu hingga beberapa minggu.

Apabila gigi yang retak mencapai rongga saraf gigi (pulpa gigi), perlu dilakukan perawatan saluran akar gigi terlebih dahulu sebelum dipasangkan crown gigi.

  • Cabut Gigi

Cabut gigi merupakan jalan terakhir. Cabut gigi akan dilakukan jika kerusakan yang terjadi sudah tidak bisa dirawat lagi, misalnya jika keretakan sudah mencapai akar gigi atau terjadi retak vertikal dari puncak gigi sampai ujung akar gigi.

Selain untuk menghilangkan rasa sakit dan mencegah kerusakan yang lebih parah, penanganan terhadap gigi yang retak juga bertujuan untuk memperbaiki fungsi gigi agar tetap nyaman saat mengunyah.

Untuk kalian yang mengalami gigi retak, segera konsultasikan kepada dokter gigi agar mendapatkan penanganan yang tepat. Jika tidak segera diatas, gigi retak berisiko menimbulkan infeksi yang dapat menyebar sampai ke gusi dan tulang.

Semoga Bermanfaat

Toko Herbal Ricalinu

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *